1. Data setiap komunitas terpisah
Setiap komunitas memiliki ruang datanya sendiri. Pemisahan ini ditegakkan di lapisan akses basis data: permintaan yang tidak menyebut komunitasnya ditolak, bukan dibiarkan lolos. Pengguna hanya dapat membuka komunitas tempat ia menjadi anggota.
2. Wewenang mengikuti peran dan wilayah
- Setiap tindakan diperiksa di server terhadap peran pengguna, bukan hanya disembunyikan di tampilan.
- Wewenang menurun, tidak menanjak: pengurus RT menjangkau blok di bawahnya, pengurus blok hanya bloknya sendiri.
- Data yang tidak boleh dilihat seseorang dijawab seolah tidak ada, sehingga keberadaannya pun tidak terbaca.
- Warga hanya melihat tagihan, pengumuman, dan berkas yang memang untuk rumahnya.
3. Berkas warga
KK, KTP, dan akta yang diunggah kepala keluarga hanya terbuka bagi keluarga itu dan pengurus yang berwenang mengurus data warga di wilayahnya. Setiap unduhan oleh pengurus tercatat. Jenis berkas diperiksa dari isinya, bukan dari nama berkas; berkas disimpan dengan nama acak dan selalu diunduh sebagai lampiran, tidak pernah dibuka langsung di peramban.
4. Jejak audit
Persetujuan dan penolakan pembayaran, perubahan rekening tujuan, perubahan peran, dan pengunduhan berkas warga tercatat beserta pelakunya, waktu, dan alamat jaringannya. Jejak audit hanya dapat ditambah, tidak dapat diubah maupun dihapus.
5. Akun dan sesi
- Kata sandi disimpan dalam bentuk hash yang tidak dapat dibalik.
- Sesi masuk memakai token berumur pendek di memori peramban dan token penyegar di cookie yang tidak dapat dibaca skrip. Token penyegar yang dipakai ulang membuat seluruh sesi terkait dicabut.
- Warga bergabung hanya lewat undangan pengurus; tidak ada pendaftaran warga terbuka.
- Staf platform wajib verifikasi dua langkah.
6. Uang komunitas
Pada pembayaran manual, warga membayar ke rekening atau QRIS milik komunitas, lalu RUWA mencatat bukti serta keputusan verifikasinya. Tagihan dinyatakan lunas saat bendahara menyetujui, tidak bergantung pada layanan pihak ketiga. Perubahan rekening tujuan hanya dapat dilakukan Pemilik atau Ketua dan selalu tercatat.
7. Akses dukungan
Staf platform tidak membuka data komunitas kecuali melalui akses dukungan yang diminta dengan alasan dan disetujui Pemilik komunitas. Akses itu berbatas waktu, dapat dicabut kapan saja, dan setiap permintaan selama akses berlaku tercatat.
8. Rahasia dan transport
Seluruh komunikasi memakai HTTPS. Rahasia integrasi seperti token gerbang WhatsApp dan sandi email disimpan terenkripsi dan tidak pernah ditampilkan kembali. Halaman aplikasi memakai kebijakan keamanan konten yang menolak skrip dari sumber yang tidak dikenal.
9. Melaporkan celah keamanan
Bila Anda menemukan celah keamanan, kirim rinciannya ke [email protected]. Mohon tidak membukanya ke publik sebelum kami sempat memperbaikinya.